Jumat, 10 Februari 2012

Salah!!!

Salah!!!

Jangan pernah menyalahkanku
Ataupun menyalahkan keadaan
Saat ku bersama dia, dia dan dia
Karena dia adalah "sahabatku"
Karena dia lebih bisa membantuku
Karena dia selalu ada untukku
Bukan juga maksudku menyalahkanmu
Dan juga bukan ku tak mengenalmu
Aku tahu dirimu
Aku tahu tentangmu
Tentu aku tau itu
Tapi saat ini kukatakan
Mungkin kau belum bisa menjadi
Seorang "sahabat" seperti dia
Seorang yang benar-benar mengerti keadaanku
Dan skali lagi ku katakan..
Dia adalah "sahabatku"
Jangan lagi salahkanku..



nb: untuk seorang yang terasa jauh disana..

Gundukan Hitam, Bukit Asam

Gundukan Hitam, Bukit Asam
-Perjalanan ke Lampung part II-

Inilah Pulau Sumatera!!!
Setelah menempuh perjalanan lebih kurang 5,5 jam, tibalah kami di pelabuhan Bakauheuni, Lampung. Perjalanan darat kembali dilanjutkan dengan tujuan hotel Amarta Agung Indah yang berlokasi di Jl. Trans Sumatera-Bakauheuni.
            09.50 WIB
Rabu, 1 Februari 2012

[hotel Amarta]
            Akhirnya tiba juga di hotel Amarta. Sekedar menurunkan barang-barang bawaan, mencari kamar dan sedikit melemaskan badan setelah 8 jam menempuh perjalanan panjang. Tanpa mandi, perjalanan kembali dilanjutkan. Tujuan hari ini adalah studi lapangan ke perusahaan batubara Bukit asam dan perusahaan Indofood cabang Lampung.
            10.30 WIB
Bus melaju meninggalkan hotel menuju PT.Bukit Asam. kurang dari setengah jam perjalanan, tibalah kami di perusahaan batubara Bukit Asam. Kamipun disambut oleh beberapa staf perusahaan dan kemudian dipersilahkan untuk memasuki gedung serba guna (GSG). Di GSG ini kami mendengarkan presentasi tentang PT.BA dari mulai sejarah, proses produksi dan lain sebagainya. Ngantuk? Iyalaah, saya sudah mulai tak konsentrasi mendengarkan presentasi. Untung saja acara dalam GSG tak berlangsung lama. Dilanjutkan dengan studi lapangan melihat langsung proses produksi. Dan semangatpun datang kembali. Dengan bus perusahaan, dari kantor PT.BA kami melanjutkan perjalanan ke area penghancuran batubara.
[area penghancuran batubara]
Hitam. Semua serba hitam. Gundukan hitam bak bukit dengan ketinggian lebih dari 5 meter (maaf saya sotoi). Itulah batubara. Menuruni bus, sinar matahari menyengatkulit, semakin panas. Disini saya menyadari bahwa ternyata Sumatra begitu panas.
            Proses pertama yang kami lihat setelah menuruni bus adalah bongkar muatan batubara yang dibawa oleh KA Babaranjang (batubara rangkaian panjang) yang didatangkan dari pusat pertambangan batubara di Tanjung Enim, sumatera selatan. Dan disinilah saya baru mengetahui bahwa ternyata tak ada proses pertambangan di area bukit asam ini, yang ada hanyalah proses penghancuran batubara dari bongkahan-bongkahan besar menjahi bongkahan kecil berukuran 100 mili.
            “Tak ada kimia apapun, kami hanya menghancurkan untuk kemudian di distribusikan” kata seorang pemandun kami.
Tiba-tiba ada panggilan berkumpul, kami disuruh menaiki bus lagi. Saya kira acara lapangan telah usai, tapi ternyata bus melaju menuju pelabuhan Tarahan, terlihat laut begitu luas di depan sana.
[pelabuhan Tarahan]
            Inilah pelabuhan yang sengaja dibangun untuk mendistribusikan batubara yang telah di hancurkan. Ternyata 80% hasil produksi didistribusikan untuk industry lokal terutama untuk menyuplai kebutuhan batubara PLTU Suralaya yang berada di prop. Banten. Dan baru 20% sisanya di ekspor ke beberapa negara seperti Jepang, China, Taiwan, Malaysia, Pakistan dan india. Sekitar pukul 12.30 WIB kami melanjutkan kunjungan ke Indofood. Sampai disini, saya belum mendapatkan apa yang sesungguhnya saya inginkan.

Minggu, 05 Februari 2012

Itu Sumatera!!!

 Itu Sumatera!!!
-perjalanan ke Lampung part 1-

     Ini cerita tentang perjalanan Gycen ke ujung selatan pulau Sumatera. Yak, propinsi Lampung lebih tepatnya. Studi kolaboratif terakhir di Insan Cendekia, semoga menjadi salah satu kenangan yang tak terlupa.
langsung saja...
Selasa, 31 Januari 2012
[di sekolah]
Berasa nggak ada beban. Padahal ada 2 ulangan. Pikiran entah kemana. Benar-benar galau, ingin hari itu cepat berlalu. Alhamdulillahnya, guru-guru menyadari kegalauan para muridnya. Jadi sore itu, nggak ada yang namanya INTENSIF buat kelas 3. Seneng? iyalah...
     Hari itu benar-benar hari supersibuk, sibuk nyiapin segalanya buat esok. Studi Kolaboratif terakhir. Ada yang bantuin guru-guru bungkusin makanan, ada yang packing-packing barang dan lain sbagainya. Yang saya critakan barusan adalah kegiatan para siswi yang bisa dikata rajin (m'muji siswi karena saya siswi). tapi entah para siswa pada ngapain, kata-katanya sih pada maen bola, entah bner ato nggak.
     Malam rabu.. smakin mendekati hari Rabu. banyak aktivitas dilakukan untuk sekedar menghabiskan waktu malam. Sebagian tertidur lelap sebagian tetap terjaga hingga hari berganti, Menunggu Pagi....dan tibalah saatnya...
     00.01 WIC
Rabu, 1 Februari 2012
[asrama gd.H]
Hari pertama di bulan Februari, kali pertama bangun tengah malam tuk sekedar mandi. Kurang kerjaan? Oh...tidak...ini namanya persiapan yang sempurna. Hahaha..Dan tibalah saatnya dimana kami berkumpul di masjid untuk shalat tahajud bersama sebelum keberangkatan menuju pulau Sumatera.
[lapangan upacara]
Tiga bus pariwisata terlihat mewah di tengah gelapnya lapangan upacara. Berbeda 180 drajat dengan bus yang digunakan untuk homestay ke Purwakarta. ya iyalaaaah...Setelah mencari tempat duduk, tujuan berikutnya adalah KOPINMA. Ramai? tentu saja..
     kembali ke lapangan upacara. Pengarahan, cek peserta, serta do'a bersama telah dilaksanakan. Tibalah waktunya memasuki bus dan meninggalkan kampus Insan Cendekia.
     02.00 WIB
Kami pergi untuk kembali....
[beberapa menit kemudian]

krik..krik.. sepi
Semua kembali terlelap dalam indahnya mimpi. Begitu pula dengan saya. Tiba-tiba bus berhenti, terasa udara dalam bus dingin menusuk tulang. Ternyata kami telah tiba di pelabuhan merak, kala itu waktu menunjukkan pukul 04.20.

Lama kami menunggu, akhirnya bus kamipun memasuki kapal penyebrangan selat Sunda. Kapal Menggala tepatnya.
            Tujuan utama pagi itu setelah memasuki kapal adalah mencari mushola. Tentunya untuk melaksanakan kewajiban subuh. Ternyata mushola ada di puncak kapal. Sambil menunggu mengambil wudhu, saya dan beberapa teman berjalan berkeliling kapal. Subhanallah.. indah sekali alam ciptaan-Nya. Kami bisa melihat dengan jelas indahnya alam dari atas sana.

[di tengah laut, Selat Sunda]
Hari itu cuaca benar-benar bersahabat. Tak ada gelombang besar, tak ada hujan dan awan hitam. Terlihat sunrise yang begitu menawan dari ufuk timur. Itulah, saat-saat matahari mulai menyingsingkan sinarnya. Sinar yang berusaha menembus gumpalan awan pagi. Mencari celah tuk bangkitkan kehidupan. Pagi yang indah.
Tak terasa, pelabuhan Bakauheuni telah nampak di depan mata. Tugu selamat datang Lampung nampak begitu kokoh di atas daratan sana. Dan…
07.30 WIB
[pelabuhan Bakauheuni]
            Kapal kamipun tiba di pelabuhan Bakauheuni. Sebelum kembali ke bus, kami berfoto bersama se-angkatan, yang kemudian dilanjutkan dengan foto kelas masing-masing. Kapalpun kemudian merapat ke pelabuhan. Bus kami mengantre kluar bersama dengan truk-truk besar. Di ujung sana, Pulau Jawa sudah tak terlihat. Dan inilah tanah Sumatera… akhirnya..

Minggu, 22 Januari 2012

Hidup Bukan Tentang Itu

HIDUP BUKAN TENTANG ITU

Hidup ini bukan tentang mengumpulkan nilai. Bukan tentang hartamu, uangmu, parasmu, pakaian atau apapun yang kau punya. Hidup ini bukan tentang apakah kau memiliki banyak teman, ataukah kau seorang diri. Dan bukan pula tentang apakah kau diterima atau tidak oleh lingkunganmu. Hidup bukanlah tentang itu semua.
Namun…inilah hidup
Hidup adalah tentang siapa yang kau cinta dan siapa yang telah kau sakiti. Tentang bagaimana perasaanmu, tentang bagaimana kau memperlakukan dirimu sendiri dan orang lain. Bagaimana caramu menghargai dirimu dan orang-orang di sekitarmu. Tentang kepercayaan, kebahagiaan dan kasih saying. Hidup adalah tentang menghindari rasa cemburu, mengatasi rasa tak peduli dan membangun kepercayaan. Tentang apa yang kau maksudkan dan apa yang kau katakan.
Hidup adalah tentang menghargai orang apa adanya dan bukan karena apa saja yang dimilikinya. Dan yang terpenting, hidup ini adalah tentang memilih menggunakan hidupmu untuk menyentuh orang lain dengan cara yang tak bisa digantikan dengan cara lain. Hidup adalah tentang siapa dirimu dan apa yang akan kau lakukan sehingga orang akan menhingatmu dalam setiap pilihan dan langkahmu, baik buruk semua tergantung apa yang telah kau lakukan.
            Dan hidup adalah tentang pilihan-pilihan itu…

Kata seorang teman..

Hidup itu pilihan.
Jadi,
lo milih hidup bahagia
apa sedih?

``asfa92``

Minggu, 15 Januari 2012

Galau Anda yang Mana?

HAKIKAT GALAU
part 2

Hai pembaca sekalian....
bertemu kembali di artikel saya yang semoga membuat anda lebih memahami arti kata GALAU.
nah disini saya akan menuliskan beberapa jenis galau hasil dari selancar saya di dunia mbah Google.
oke..
ini bukan orisinil karya saya, namun apa salahnya kalau saya meng-copy untuk memberikan informasi kepada anda semua...


yak, langsung saja inilah macam-macam galau...jeng jeng jeng:
1. GADUNGAN
GADUNGAN adalah singkatan dari GAlau menDUNG dan hujAN. Galau jenis ini biasanya banyak bermunculan ketika musim hujan tiba, sama seperti halnya jamur yang tumbuh di musim hujan.
2. GAMPANGAN
GAMPANGAN adalah singkatan dari GAlau Mencari PAsaNGAN. Galau jenis ini dikarenakan belum mendapat pasangan yang dapat mengubah hidupnya.
3. GABUNGAN
GABUNGAN adalah singkatan dari GAlau BUtuh pasaNGAN. Galau ini dikarenakan belum mendapat pasangan dan sangat membutuhkan sekali pasangan untuk mengobati kegalauannya yang sangat akut.
4. GARUT
GARUT adalah singkatan dari GAlau RUTin. Jenis ini menjadikan galau sebagai rutinitas sehari-harinya. Sepertinya “Tiada hari tanpa galau.” telah menjadi motto hidupnya.
5. GANTENG
GANTENG adalah singkatan dari GAlau di atas geNTENG. Galau jenis ini mempunyai tempat khusus untuk mencurahkan kegalauannya yaitu di atas genteng.
6. GAJIAN
GAJIAN adalah singkatan dari GAlau uJIAN. Galau jenis ini terjadi pada saat sebelum, sedang dan setelah ujian.
7. GRATIS
GRATIS adalah singkatan dari GAlau RAda auTIS. Galau jenis ini menyebabkan pendertinya terlihat seperti orang yang memiliki dunia sendiri atau biasanya disebut autis.
8. GARUDA
GARUDA adalah singkatan dari GAlau membuRU janDA. Galau jenis ini contohnya terjadi pada artis RA yang menyukai janda seperti YS.
9. GARONG
GARONG adalah singkatan dari GAlau ROkok dan NGopi. Penderita galau jenis ini biasanya menyalurkan kegalauannya sambil merokok dan minum kopi.
10. GATRA
GATRA adalah singkatan dari GAlau TRAgis. Galau jenis ini terjadi seakan-akan penderitanya telah mengalami tragedi yang sangat hebat.
11. GARING
GARING adalah singkatan dari GAlau RINGan. Gejala kegalauan jenis ini terjadi tidak begitu akut namun tetap saja menular.
12. GANGSTER
GANGSTER adalah singkatan dari GAlau NGeneS TERus. Galau jenis ini sangat berbahaya karena tidak hanya menular namun juga dapat menyebabkan emosi.
13. GSM
GSM adalah singkatan dari Galau Setiap Malam. Galau jenis ini sama halnya dengan galau rutin namun waktunya lebih spesifik lagi yaitu pada malam hari.
14. GAPLEH
GAPLEH adalah singkatan dari GAlau Pegang LEHer. Galau jenis ini ditandai dengan memegang-megang lehernya ketika penderita mengalami kegalauan.
15. GANESHA
GANESHA adalah singkatan dari GAlau NElpon Setiap HAri . Penderita galau jenis ini biasanya setiap hari menelpon seseorang untuk mencurahkan kegalauannya.
16. GARUK
GARUK adalah singkatan dari GAlau baRU Kemarin. Penderita galau jenis ini adalah penderita yang baru pertama kalinya mengalami kegalauan.
17. GATOTKACA
GATOTKACA adalah singkatan dari GAlau meloTOT di muKA kaCA. Galau jenis ini terjadi pada saat penderita sedang bercermin memandangi wajahnya.
18. GAYUS
GAYUS adalah singkatan dari GAlau melaYU Sendu. Galau jenis ini terjadi pada saat mendengarkan lagu-lagu pop melayu berirama sendu.
19. GPS
GPS adalah singkatan dari Galau Pinggir Sungai. Penderita galau jenis ini mempunyai tempat khusus untuk mencurahkan segala kegalauannya.
20. GAMANG
GAMANG adalah singkatan dari GAlau bersaMA NGobrol. Galau jenis ini terjadi pada sekelompok penderita kegalauan yang berkumpul menceritakan kegalauannya masing-masing.
21. GAPTEK
GAPTEK adalah singkatan dari GAlau Pakai TEKnologi. Penderita galau jenis ini menggunakan fasilitas berbau teknologi seperti: facebook, twitter, Blackberry Messenger, yahoo messenger dsb; untuk mencurahkan kegalauannya.
22. GAMIS
GAMIS adalah singkatan dari GAlau MInta Simpati. Galau jenis ini menyebabkan penderitanya terlihat seperti terguncang jiwanya dan orang yang melihatnya akan merasa iba karenanya.
23. GALAK
GALAK adalah singkatan dari GAlau LAKi. Galau jenis ini menyebabkan penderitanya terlihat lebih jantan, bijaksana dan berwibawa dari biasanya.
24. GANTAR
GANTAR adalah singkatan dari GAlau main giTAR. Penderita galau jenis ini mencurahkan kegalauannya dengan bermain gitar menyanyikan lagu-lagu yang menyayat hati.
25. GANJA
GANJA adalah singkatan dari GAlau maNJA. Galau jenis ini menyebabkan penderitanya menjadi manja kepada setiap orang yang ada di dekatnya.
26. GALANG
GALANG adalah singkatan dari GAlau LANGka. Galau jenis ini menyebabkan penderitanya menjadi jarang terlihat karena ia mencari tempat yang sepi untuk mencurahkan kegalauannya.
27. GADING
GADING adalah singkatan dari GAlau DINGin. Galau jenis ini menyebabkan penderitanya menjadi dingin menyikapi segala sesuatu yang ada di sekitarnya.
28. GASING
GASING adalah singkatan dari GAlau puSING. Galau jenis ini menyebabkan seseorang yang ada didekatnya menjadi pusing akibat tingkah laku yang dilakukan olehnya.
29. GALENDO
GALENDO adalah singkatan dari GAlau terLENa DOrama. Galau jenis ini diakibatkan penderita terlena dengan jalan cerita yang ada pada saat menonton dorama.
30. GADIS
GADIS adalah singkatan dari GAlau seDIh Sekali. Galau jenis ini mengakibatkan raut muka penderitanya terlihat sedih sekali.
31. GAJAH
GAYUS adalah singkatan dari GAlau JAHat. Galau jenis ini berakibat penderitanya menjadi bersikap jahat kepada semua orang
Nah.....mungkin masih ada galau-galau lainnya yang belum tersebutkan. termasuk galau manakah anda?
 

Minggu, 08 Januari 2012

Galau atau Gila?

HAKIKAT GALAU

    Mungkin ini tulisan yang tidak terlalu penting, tapi ini menjadi tulisan saya yang penting karena saya sendiri mengalaminya. GALAU, sebuah nkata yang terdiri dari 5 huruf yang memiliki berbagai tafsiran berbeda. Kata dia, kata mereka, galau itu ini, galau itu itu. Tapi ini kata saya.
     Galau menurut saya adalah adanya rasa mengganjal dalam hati, ingin tuk segera menyelesaikan, namun belum ada penyelesaian. Dan banyak sekali hal yang dapat mengakibatkan penyakit hhati yang satu ini. Galau bak virus yang menyebar. Betapa mudah galau itu datang kalu kita tak kuat iman. Galau juga banyak macamnya. Satu yang paling populer adalah GALAU CINTA.
      Galau cinta penyakit hati yang banyak di derita dan dialami oleh kaum muda. Biasanya penderita penyakit ini akan menjadi labil, atau malah gila sementara. Maksudnya disini adalah seseorang yang sedang terinfeksi virus ini biasanya akan mudah tersinggung, mudah marah, mudah menangis yang disusul tawa, sering nglamun, suka menyendiri, dan lain sebagainya. Lalu dari manakah datangnya penyakit ini?dari beberapa sumber, galau cinta terjadi karena disebabkan hal-hal berikut:
  • Cintaku bertepuk sebelah tangan (saya juga kurang tau maksudnya apa)
ini adalah sebab galau cinta  bagi mereka0mereka yang sedang terjerat panah asmara (jiiiaaah korban lagu). Cinta seakan adalah taklid buta. Namun sayangnya cinta itu tak terbalas. Seorang yang dicinta ternyata tak merasa. Sungguh ini yang menyebabkan galau tingkat dewa. Bayangkan saja, kegalauan karena sebab ini dapat menyebabkan hilangnya nyawa. Banyak kasus bunuh diri di tipi, koran, radio, atau internet yang disebabkan karena putus cinta. Sungguh irono. semoga kita tidak mengalaminya.
  • Rasa yang terpendam
ini adalah penyebab kegalauan bagi mereka-mereka yang memiliki "rasa" namun tak mengungkapkannya (ngapain ya dipendem?). Banyak alasan mengapa mereka tak mau mengungkapkan apa yang mereka rasa diantaranya, prinsip cinta yang pasrah "biarlah rasa ini mengalir seperti air", malu mengatakan, takut dan lain sebagainya.
Mungkin banyak di antara kita yang mengalami penyakit galau sebab ini. dan mungkin saja galau ini tak akan berakhir kecuali jika kita mau mengangkatnya ke permukaan. Memendamnya sendiri hanya akan menambah parah kegalauan hati. cara yang terbaik adalah dengan menceritakannya. Jika kita punya sahabat yang siap menampung cerita ke-galauan kita, maka ceritakan saja. Namun jika tak ada seorangpun yang bisa kita percaya, maka tumpahkanlah semua nyang kita rasa dalam sebuah karya, bisa piusi bisa cerita atau apa saja yang bisa membuat hati kita damai walau hanya sementara.
Dan jika kita tidak suka menulis,ga punya waktu menulis atau lainnya, cara yang mudah, bisa kita lakukan dimanapun dan kapanpun adalah katakan pada dunia. tulis status dalam Facebook, Twitter atau laiinya namun jangan mengandung unsur SARA, tetep dalam kaidah bilai dan norma. Meskipun tak semua orang suka membaca status ke-Galauan kita. Tapi mau bagaimana? ang penting hati kita lega walau hanya sementara.

Dan masih banyak lagi penyebab galau cinta selain dua hal yang telah saya sebutkan di atas. Dan mungkin hanya itu saran dari saya karena saya bukan ahli bedah galau. Maka, jika sakit berlanjut, hubungi Dokter Cinta....
Sampai jumpa dalam hakikat gakau part 2....

ditulis kembali oleh -ASFA92-

Mega Mendung

~BAGIKU, CINTAKU~

bagaikan langit..
siang dan malam silih berganti
begitupun cinta
yang mudah datang dan pergi
          bagiku....
          cinta tak lebih dari sebuah masalah
          yang datang menghampiri diri
          mengoyak dan menyakiti
          namun disisi lain...
bagiku....
cinta adalah sebuah berkah
kenkmatan dan anugerah yang indah
indahnya rasa memiliki
indahnya rasa menyayangi
namun....
           apalah artinya cinta?
           bagiku semua sudah nyata
           menanti dia yang kini tak merasa
           ingin sekali ku buang semua cinta
           namun aku tak bisa
           dan biarlah waktu yang kan merubah segalanya


ditulis kembali pada jum'atsore 060112
oleh -ASFA92-

Ini Dari Kawan

-BIAR-
biarkan saja ini mengalir
disaat diriku memendam rasa
tak jarang hati ini terluka
sudah terlalu sering rasanya
          sekarang aku lupa
          lupa selupa lupanya
          tentang semuanya
jikalau rasa itu datang..
aku tak lagi peduli
disaat rasa itu melanda...
aku tak lagi merasa
karena hatiku sudah tak ada
semua...karenamu..
          kau yang dahulu berharga
          kini tak ada artinya
          bukan karena kau tak berharga
          tapi aku yang tak bisa menghargaimu
tinggallah disini
seorang yang tak punya rasa
karena ku sudah terlalu lelah
dengan arti kata Cinta
biarkan saja cinta ini mengalir
dan aku kan pergi
membiarkan cintamu dimiliki...



ditulis oleh seorang teman yang tlah memberiku semangat tuk tetap berdiri disini
terimakasih -DCH's-

Senin, 26 Desember 2011

Cerita Dari kota SALA

ditulis di Malang
23-12-2011.09.48 WIB
Lama sudah tak berjumpa dengan dunia tulis menulis. Sebenarnya menyenangkan juga bisa berbagi cerita, menuangkan perasaan lewat rangkaian kata. Namun, apalah daya, waktu seolah tak berpihak pada saya.
Oke langsung saja..disini saya mau berbagi cerita tentang sebuah perjalanan menuju tengah pulau jawa. Tepatnyaa di kota SOLO/SALA/SURAKARTA. Bersama teman-temanku Gycentium Credas Disorator tercinta untuk mengunjungi makam salahsatu sahabat kami AFIQ RASHIF (semoga Allah melapangkan kuburnya, mengampuni dosanya, dan menerima segala amal perbuatannya di dunia).
Serpong 17 Desember 2011,
Perjalanan dimulai pada hari Sabtu, 17 Desember 2011 hari yang sama ketika raport semester 1 dibagikan. Kami sekitar ber-80an (lupa jumlah pastinya berapa) dengan di ketuai oleh M.Irfan dan di damping oleh Pak Away serta Bu Tini berangkat dari kampus Insan Cendekia sekitar pukul 16.00 WIB. Diawali dengan perjalanan menuju stasiun Rawa Buntu menunggu KRL yang akan membawa kami ke Tanah Abang.
Akhirnya tiba juga di stasiun Tanah Abang. Nyampe stasiun waktu sudah menunjukkan pukul 17.45 dan beberapa menit kemudia adzan Maghrib memanggil kita untuk segera melaksanakan ibadah kepada-Nya. Memasuki toilet stasiun. Saya terheran2 karena ada bapak2 yang berjaga di depan toilet. Saya melihat orang yang keluar toilet memberikan uang kepadanaya. Sebenarnya ini hal biasa, dimana2 memakai jasa toilet harus bayar. Tapi jelas2 di depan toilet ada tulisan besar (benar2 besar) “TOILET GRATIS”, ya memang inilah Indonesia.
Pukul 19.30 kereta api (yang namanya apa saya lupa) yang kami tumpangi pun bersiap berangkat. Tapi teman2…mbak Nikari ternyata hampir tertinggal kereta. Betapa hebohnya kami (lebay sih, paling yang heboh beberapa sedang yang lain sibuk kegerahan). Tapi Alhamdulillah ya..mbak Nikari ngga jadi tertinggal kereta dan beberapa saat setelah kedatangan mbak Nikari, keretapun berangkat…tuut..tuuuut..
Oh iya, bicara tentang kegerahan, nih saya belum cerita. Kereta yang kami tumpangi adalah kereta Ekonomi non AC. Mengingat kantong anak sekolah yang tipis ya ta apalah naik ekonomi, yang penting tetap bersama GYCEN (ceileee).
Ternyata apa yang saya presentasikan dulu dalam pelajaran Akidah benar adanya. Seseorang akan nampak tabiat aslinya dalam melakukan safar (red: perjalanan). Contohnya, orang yang suka tidur, dari awal kreta berjalan hingga kreta tiba di tujuan tak sedikitpun membuka matanya (alias tidur). Orang yang ngga betah diem, akan sering meninggalkan bangkunya untuk sekedar berjalan2 sekalian malakin makanan orang. Orang yang ngga suka panas (ngapain naik ekonomi??), akan mencari-cari arah datangnya angin entah itu dari mana. Dan orang pintar, pasti membawa tolak angin, bukan ding maksud saya membawa buku kemana mana (entah itu dibaca ato engga, yg penting bawa). Dan masih banyak lagi tabiat orang dalam kereta (red:ekonomi). Tapi semoga itu bukan anda, karena saya hanya memberikan contoh saja, kalopun anda merasa, maka maafkanlah saya (hhe).
Ada lagi cerita, tentang si Bencong pengamen kreta. Dia (red:bencong) masuk ke gerbong kami dan menggoda para bocah lelaki. Hii geli sekali. Dialah yang telah membuat heboh gerbong kami. Akhirnya dia berlalu. Dan gerbong kamipun tetap ramai selalu.
Solo, 18 Desember 2011
Dan cerita tentang kereta ekonomipun berakhir. Akhirnya tiba juga kami di stasiun solo. Walaupun cape nian badan ini, namun udara pagi solo membuat kami terus bersemangat. Detik demi detikpun berlalu begitu cepat, setelah melepas lelah di penginapannya mbak canny kamipun bersiap menuju makam alm.Afiq. rombongan kami dibagi menjadi beberapa cloter pemberangkatan. Untung saja makamya ngga terlalu jauh, jadi ngga perlu nunggu lama-lama.
Di makam Afiq, ternyata sudah banyak keluarganya yang menunggu disana. Betapa baiknya keluarga Afiq, ayah,ibu dan adiknya yang rela mengorbankan waktu untuk bertemu dengan teman2 Afiq. Setelah mendoakan Afiq, rombongan pun kembali ke penginapannya mbak canny.
Setelah makan siang dan lain sebagainya, kamipun berkumpul di ruang tengah bersama Gycen, Pak Away, Bu Tini, keluarga mbak Canny serta keluarga Afiq. Dalam pertemuan kali ini, banyak dari kami yang tak bisa menahan linangan air mata. Semua yang diucapkan orangtua Afiq semua harapan mereka pada kami yang telah mereka anggap sebagai anak sendiri, semua cerita mereka tentang Afiq, semua itu sungguh siapapun yang mendengar pasti akan terharu dan meneteskan air mata (walaupun ada juga yang jaim ngga mau kelihatan nangisnya).
Setelah semuanya usai, beberapa anak langsung meninggalkan penginapan menuju JOGJA. Ada yang dijemput sodaranya, ada yang main main ngga jelas, ada yang nge galau, namun semua kegiatan yang mereka ada-adain buat ngisi waktu kosong itu akhirnya bersatu dalam sebuah kompetisi pemancingan ikan(red:lele) yang diprakarsai oleh sodara Nabil dan Rosyid. Look at this pictures!
Hebatnya si Nabil yang dapat memancing begitu banyak ikan lele dalam waktu singkat namun sayangnya banyak dari ikan lele tersebut yang kembali dilepaskan ke empang (mending dimakan bil :P).
Yaah…akhirnya setelah si Nabil heboh dengan pancingannya, anak-anak lain pun jadi tertarik untuk memancing. Kebanyakan dari mereka berhasil mendapatkan ikan.
Namun lain hal lain cerita dan lain nasib dengan bocah satu ini. Dialah si Marsya (red:moh. Ariq Syauqi) yang tak kunjung mendapatkan satu ikanpun padahal dia sudah berjongkok lebih dari setengah jam. Namun dengan tetap ceria, berharap ada seekor ikan bego yang akan memakan umpan rotinya(ato apa ya saya lupa, yg jelas bukan umpan beneran), arikpun tetap setia menunggu si ikan datang, meskipun anak anak lain sudah sibuk menyaipkan bakaran dan tak lagi sibuk memancing ikan.
Jeng jeng jeng….akhirnya, umpan si Arik nyantol juga ke mulut sebuah ikan, kayaknya ikan itu merasa kasihan pada arik dan rela mengorbankan dirinya agar si arik ngga disitu aja di atas empang nungguin ada ikan yang makan umpannya. Dan si Arikpun mendapat ikan lele paling gede berkat kesabarannya menunggu. Selamat ya Arik :D
Setelah semua ikan berhasil dipancing. Nabil sang pemancing sekaligus penjagal ikan beserta kru pun segera membunuh(sadis amat ya bahasanya) ikan ikan tersebut untuk kemudian dibersihkan, dibakar dan dimakan. Alamaaak untung saja ada si Oji sang koki yang bisa masak, coba kalo yang masak model model kaya arik atau nabil atau saya sendiri lah…haha..jadi apa nasib si lele nanti?
Hari menjelang malam. Sayup sayup terdengar adzan maghrib berkumandang. Semua kegiatan ditinggalkan. Shalat maghribpun dilaksanakan. Setelah semua usai melaksanakan shalat maghrib, kami pun menuju ruang tengah untuk menikmati santap malam.
Setelah melakukan santap malam dan menunaikan shalat isya’. Saya, Izzah, Daus dan kawan kawan rombongan pare yang diketuai Pyan berpamitan untuk melanjutkan perjalanan menuju timur pulau Jawa. Hari yang menyenangkan pun berakhir sudah. Rombongan Pare meninggalkan penginapan menggunakan sebuah angkot yang diisi oleh 16 orag. Bayangkan..
Di penginapan, tersisa anak-anak Jakarta yang menunggu hari esok untuk jalan-jalan ke JOGJA sekaligus menunggu datangnya kereta dari stasiun Tugu menuju kota halaman Jakarta. Inilah dua hari yang sangat sangat menyenangkan. Dua hari yang begitu berarti dan tak terlupakan. Dua hari yang telah memberiku arti sebuah keluarga dan persahabatan. Dua hari yang indah. Dua hari bersama GYCENku GYCENku ooo. Dua hari untuk sahabat kami Afiq yang kan selalu teringat dan lekat dalam hati.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More